Warga LDII Diimbau Terapkan Protokol Kesehatan

Di masa PSBB, warga dianjurkan untuk beribadah di rumah. Fase ibadah dimulai pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dibuka sejak Selasa (2/6) – PSBB berakhir 29/5 -, dengan pemberlakuan kapasitas 50 persen, seperti masjid-mesjid dan tempat ibadah lainnya. Pada masa AKB dijalankan tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin.

selalu diperiksa suhu tubuhnya

Yakni, menuju mesjid menggunakan masker, membiasakan cuci tangan menggunakan sabun, dan ada jaga jarak antara satu dengan yang lain (physical distancing) dan harus dicek suhu tubuhnya. Hendaknya, membawa alat ibadah seperti sajadah.

Dalam menjalankan protokol kesehatan, Pemkab Sumedang menyalurkan bantuan 1.000 unit terdiri dari thermal gun, sabun, hand sanitizer dan alat penyemprot cairan disinfektan untuk masjid-masjid di Kabupaten Sumedang.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD LDII Sumedang, H. Usep Aziz Solehuddin, menyambut baik rencana Pemkab akan menyalurkan bantuan alat 1.000 unit, seperti thermal gun, dan lain-lain. Usep mengharapkan agar warga LDII tetap melaksanakan ibadah dengan baik dengan mengikuti protokol kesehatan dengan baik. Kemudian, selalu berdoa serta husnuzhon kepada Allah segera menghilangkan wabah covid 19 ini. Tidak menyebarkan berita, ujar Usep, yang meresahkan masyarakat/berita hoax khususnya terkait dengan wabah covid 19, karena akan menambah suasana menjadi tidak kondusif.

saat melakukan ibadah di Mesjid harus jaga jarak

Lebih lanjut, bila aktivitas pengajian dibuka, namun hendaknya, perlu adanya batasan jaga jarak seperti disyaratkan dalam protokol tsb. Selain itu, DKM, di setiap majlis taklim, dapat membentuk satgas covid untuk menjalankan dan mengawasi protokol kesehatan tersebut

Semoga dalam evaluasi pelaksanaan AKB, indikator perkembangan jumlah kasus, di Sumedang, menunjukan cenderung trend menurun. (dan/Redaksi)